Apa itu RBT (Ringback Tone / Nada Sambung)?
Bagi pengguna telepon seluler maupun telepon kabel pasti sudah sering mendengar tentang ringback tones. Ringback tones sendiri adalah nada tunggu yang sering didengar pengguna telepon saat sedang melakukan panggilan. Pada umumnya, nada tunggu yang diputar dibuat berulang-ulang untuk meyakinkan pihak penelepon bahwa telepon yang dituju berbunyi, meskipun ringback tones tidak mensinkronkan antara nada tunggu dan suara bunyi telepon. Ringback tones sendiri pertama kali muncul pada awal tahun 2000-an, dan sampai sekarang masih tetap menghiasi nada tunggu baik telepon genggam maupun telepon kabel pada umumnya. Sistem ringback tones ditemukan oleh Kang-Seok Kim asal Korea, Mark Gregorek dan Neil Sleevi asal Amerika. Pada tahun 2001 prototipe buatan Seelig didaftarkan ke Orange County Register dan The Economist Magazine. Langkah ini menjadi awal mula perkembangan ringback tones di seluruh dunia.

Ringback tones dan Ringtones sangat jauh berbeda. Jika ringback tones adalah nada tunggu yang didengar si penelepon, ringtones adalah suara atau klip lagu yang didengar ketika telepon Anda berbunyi. Ke-2 nada ini sangatlah berbeda, bahkan Anda dapat mengatur sedemikian rupa sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Ringtones atau nada panggil sendiri memiliki banyak variasi jika di bandingkan dengan ringbacktones. Di beberapa negara sebut saja India dan Indonesia, nada panggil berkembang menjadi salah satu produk inovasi penyedia layanan jasa jaringan telepon. Mereka saling bersaing untuk memberikan servis nada panggil berupa lagu pilihan para pengguna maupun rekaman suara. Bahkan para pengguna jasa layanan ini dapat mengatur sendiri jenis lagu maupun rekaman suara bagi nada panggil mereka. Akan tetapi para pengguna hanya dapat menggunakan layanan ini dalam jangka waktu tertentu, jika durasi pemakaian nada panggil mereka telah usai, para pengguna diwajibkan melakukan konfirmasi kepada operator jaringan masing-masing apakah ingin berhenti atau memperpanjang kontrak.

Karakteristik ringback tones atau nada tunggu antara negara satu dengan yang lain sangat berbeda. Berikut ini adalah beberapa negara serta karakteristik ringback tones masing-masing:
  1. Inggris, Irlandia, dan beberapa anggota Negara Persemakmuran Inggris
    Di Inggris, Republik Irlandia, Australia, Selandia Baru dan banyak Negara Persemakmuran Inggris, umumnya menggunakan dering ganda.
  2. Amerika Utara
    Di daerah Amerika Utara nada tunggu yang umum adalah pengulangan nada selama 2 detik dengan jeda 4 detik, dengan nada 440 Hz + 480 Hz.
  3. Eropa( kecuali Inggris dan Irlandia)
    Bagi kebanyakan negara-negara Eropa, kecuali Inggris dan Irlandia, pada umumnya mereka mengikuti rekomendasi dari European Telecommunications Standards Institute. Banyak dari nada tersebut adalah 425 Hz. Ciri dari pola nada dering mereka adalah nada selama 1 detik di ikuti dengan jeda 3-5 detik.